..:: YA ALLAH ::.. " AKU MOHON KEPADAMU AKAN KECINTAANMU, KECINTAAN ORANG YG MENCINTAIMU, DAN CINTA KEPADA AMAL YG MENDEKATKAN KEPADA KECINTAANMU

Untuk mencari data ke seluruh internet lakukan dibawah ini.

DONASI

Dukung blog ini dengan donasi anda. jika anda merasa blog ini bermanfaat, anda bisa memberikan kontribusi ke ICT WATCH BY= KING ALIBABA via BANK BRI SYARIAH A/N MOHD MUKTI SYAHALI NO.REK= 1004365662 ATAU WESTERN UNION ATAU KLIK IKLAN DIBAWAH INI ATAU IKUT JOIN&BERGABUNG DI http://www.kingalimasterkaya.tk KARENA ANDA AKAN DAPAT WEBSITE GRATIS&PULUHAN E-BOOK&SOFTWARE&HAK USAHA&KOMISI 100%,BUKAN MLM,YG TUJUANNYA DAPAT MEMBAWA BAROKAH ILMU&HARTA&TAHTA UNTUK ANDA

MAU MAEN GAME ONLINE GRATIS KLIK DIGAMBAR

TOKO ONLINE

..:: ICT WATCH KING ALI BABA ::.. " KASIH DAN SAYANG SECERAH CAHAYA,Andai hati sebening kaca, pastilah jiwa tiada ternoda.....andai sikap selembut sutra,santun kata tiada terluka.....,andai mulut berkata mulia, tiada hati yg terluka... namun tiada yg sempurna.... Minal Aidin Wal faizin. mohon maaf lahir & batin.... SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN & SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI SEMOGA KEMBALI KE FITRAH,AMIN!

OFFICIAL PARTNER TIKET.COM

Friday, November 04, 2011

Haruskah Shaum Arafah Sama Harinya dengan Wukuf?

T. Djamaluddin
Anggota Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama RI

Terkait dengan perbedaan Idul Adha, saya sudah menjelaskan sebab-sebabnya di
http://tdjamaluddin.wordpress.com/2010/11/09/menyikapi-perbedaan-idul-adha-1431/
Namun yang masih sering ditanyakan adalah “mengapa kita tidak mengikuti saja wukuf di Arafah?” Persoalan yang paling mendasar adalah apakah ada dalil yang secara tegas memerintahkan shaum Arafah bersamaan saat jamaah haji berwukuf? Menurut kaidah fikih, suatu ibadah hanya dilaksanakan bila ada dalil yang memerintahkannya.
Dalil yang ada (merujuk pada situs HTI) hanya ini:
«فِطْرُكُمْ يَوْمَ تُفْطِرُوْنَ وَأَضْحَاكُمْ يَوْمَ تُضَحُّوْنَ، وَعَرَفَةُ يَوْمَ تُعَرِّفُوْنَ»
Hari Raya Idul Fitri kalian adalah hari ketika kalian berbuka (usai puasa Ramadhan), dan Hari Raya Idul Adha kalian adalah hari ketika kalian menyembelih kurban, sedangkan Hari Arafah adalah hari ketika kalian (jamaah haji) berkumpul di Arafah. (HR as-Syafii dari ‘Aisyah, dalam al-Umm, juz I, hal. 230).
Tidak ada seorang pun yang mengingkari hadits ini bahwa wukuf dilaksanakan pada hari Arafah. Hari Arafah hanya penamaan 9 Dzulhijjah, sama halnya dengan Yaum Nahar untuk 10 Dzulhijjah, dan Yaum Tasyrik untuk 11-13 Dzulhijjah. Karena Yaum Arafah hanya penamaan hari, maka sebagian besar ulama di Indonesia dan Malaysia serta beberapa negera lainnya memahaminya bahwa hari itu bisa ditentukan secara lokal tergantung kondisi hilalnya.
Di wilayah sekitar Arafah, shaum Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf karena di sana pun 9 Dzulhijjah. Di tempat lain, shaum Arafah juga dilaksanakan pada hari Arafah (artinya 9 Dzulhijjah) yang ditentukan secara lokal, namun belum tentu bersamaan dengan wukuf. Kalau pelaksanaan shaum Arafah yang tidak bersamaan dengan wukuf dianggap kesalahan, anggapan itu haruslah didukung dalil qath’i yang tegas memerintahkan shaum Arafah saat jemaah haji sedang wukuf. Sayangnya dalil qath’i (tegas) seperti itu tidak ada atau belum saya temukan.
Belum lagi masalah beda waktu untuk wilayah yang jauh dengan Arab Saudi yang juga harus difahami. Tidak sekadar menyamakan hari (misalnya Senin wukuf, shaum juga harus Senin) yang pada dasarnya merujuk pada definisi hari garis tanggal internasional (hasil konvensi manusia), bukan hari menurut garis tanggal qamariyah (murni aturan Allah sesuai sunnatullah). Tanpa pemahaman fisik bulatnya bumi, kita bisa terjebak pada konsep kesamaan hari konvensi buatan manusia dengan mengabaikan hakikat hari menurut kaidah qamariyah. Dengan kata lain, karena ketidaktahuan konsep fisisnya, niat ikhlas menerapkan syariat bisa terbelokkan oleh penafsiran manusiawi yang mementingkan kesamaan hari dalam konsep garis tanggal internasional dan mengabaikan konsep hari menurut garis tanggal qamariyah.
Perbedaan pemaknaan hari Arafah dan implementasinya bisa berdampak pada perbedaan penentuan hari Idul Adha. Hari Idul Adha adalah tanggal 10 Dzulhijjah, arinya keesokan hari setelah Hari Arafah.

No comments:

Blogroll

Adeshendra | Adieska | Alex | Andaka | Andrisaick19 | Angga | Arema | Arhan | Ariwolu | Artha | Audy | Badoer | Blog.Zalukhu.biz | Blogger Sumut | Blogguebo | Bocah Iseng | Chodirin | Cosaaranda | Curhat Bebas | DanielGM | Danu | Dhinata | Dobelden | Ekonurhuda | Enggar | Fajarqimi | Fenny | Ferry | Firanza | Gloria | Gnupi | Hakimtea | Harianus Zebua | Heddy | HendraDP | Iam | Ick | Ika Koolsonic | Iklan Baris Gratis | Indo Trans | Ipanks | Izandi | Janey | Jimmysun | Kipas | Lspart | Malapu | Manggis | Manggoaddict | Manik | Marlop | Mascayo | Masenchipz | Mujizas | MyMoen | Nich | Novee | Nugraha | Nurfajri | Nuqiah | O-om | Okta Sihotang | Otak Kabel | Putra Eka | Pencuri Kode | Persikers | Realy Life | Rebecka | Rhasputin | Ridho | Ronggo | Rubenmanik | Rudyahud | Starwrite | Sumintar | Supermance | Tetetzet | The Gands | Tipis | Tony Jauhari | Windra | Yopan | Yudiworld | Zalukhu.Biz | Zona Merah | A-Ri | Budi Herprasetyo | Imoe | RudyTarigan | Blogywalkie | Ilhamcool | Ana SMS | Nurwita | Kang Nawar | Ndeso | Sudarma | Wibi | Detailzsoft | Alibaba | Manan Tarigan | Thom | Septian | -sLiKeRs- | Qisthon | ugiQ | Hangga Nuarta | Anak Nias | BlognyaOpa | IndoContest | Alam Pintar | AngIn | Sahabat Bumi | Deta Desvi | Kopitozie | Famdy | Indungg | Atokaja | Narmadi | Rozy | Fuadidaud | Kodil | M4s73r | NickoHadi | kibayusejati | FajarSeraya

Bagi yang ingin tukaran link di blogroll silahkan bilang aja yah... tapi maaf blogrollnya nofollow dan nama yang dicantumin adalah nama pemilik blog bukan frase berbau iklan (kecuali yang berbayar MATRE MODE ON hehehe)

Copyright Februari 2007 © ALIBABA Powered by BLOGSPOT
Theme: GREEN Ver. 2 by Cara bikin,Game hp,Download Thema Komputer,Seo Blog,Tutorial,penghasilan blog,Transformers,tema,hp,komputer,mp3,game java inspired by AL-QURAN,HADIST,JIBRIL,ALIBABA NETWORK,PESANTREN DIGITAL RAJAWALI TAUHID
Sponsored by BLOGSPOT